Anak Ceria Anak Sehat

Cukup Vitamin dan Gizi

Hari ini saya berjalan-jalan sejenak menyusuri berbagai macam blog-blog yang ditawarkan untuk dibaca. Senang sekali rasanya melakukan hal ini, karena banyak pengetahuan yang bisa kita dapatkan.

Kami adalah keluarga kecil, dengan satu orang putri yang agak sulit (pilih-pilih) makanan. Terdampar di satu website yang ditulis oleh Siagian Priska dengan judul “Membuat Anak Makan Sehat dengan Sukarela” membuat kami merasa gembira dan ingin berbagi pengetahuan ini dengan Sahabat semua.

Trik Menularkan Makan Sehat Kepada Anak

Anak-anak pada dasarnya adalah master ritual. Maka seharusnya tak sulit membuat mereka menikmati makanan-makanan sehat. Kita hanya perlu melakukannya dengan teratur dan berulang-ulang.

Prevention bertanya pada pembaca setia kami mengenai apa yang mereka lakukan untuk menerapkan pola hidup sehat pada keluarganya, khususnya anak-anak. Dari sekitar 20 orang yang mengikuti polling di Facebook, 2 diantaranya membagikan pengalaman pribadi mereka.

Shofia Hana, 34 tahun, Ibu rumah tangga. Memberikan contoh dan menyediakan makanan dengan menu yang banyak sayur dan buah…

Elah Maslaelah, 40 tahun, Ibu rumah tangga. Memberikan pengertian bagaimana menjalankan hidup sehat, karena dengan pengertian itu tertanam akan mudah bagi kita menjalankannya!

Sebenarnya tak ada perbedaan yang mendasar antara anak-anak dengan orang dewasa saat kita ingin menerapkan pola makan yang sehat. Cukup jadikan sebagai kebiasaan maka kita tidak akan merasakannya sebuah tantangan besar. Dan agenda rutin apa saja yang harus kita desain agar semuanya menjadi relawan pola konsumsi sehat?

Makan bersama adalah cara untuk mencicipi makanan sehat yang menggiurkan.

Dari penelitian yang dilakukan Dr. Erna Karim, M.Si, sosiolog keluarga dari FISIP Universitas Indonesia, 67 persen warga Jakarta menggantikan waktu makan keluarga dengan bekerja. Alasannya beragam, mulai dari jam kerja yang panjang dan kemacetan yang mencuri waktu mereka lebih lama untuk berada di luar rumah.

Saran Ahli : Erna menyakini, ketika makan bersama banyak hal positif yang bisa diciptakan. Dan hal ini diamini oleh Alice Domar, PhD., yang menjadikan waktu makan bersama dengan suami dan anaknya yang berusia 6 serta 11 tahun, sebagai momen untuk menceritakan apa yang terjadi pada mereka sehari itu.

Selain mengajak mereka berbicara, Domar juga mengajarkan anaknya untuk makan-makanan sehat. Bisa dimulai dari makanan atau minuman yang paling sederhana seperti secangkir teh hijau yang tinggi antioksidan, Bernard Levin, MD., profesor nutrisi dari University of Texas, memberi masukan.

Secangkir teh hijau bisa membantu anak-anak lebih rileks setelah seharian penuh menjalani rutinitas yang membuat stres. Plus menikmati minuman itu di meja makan juga menciptakan interaksi yang hangat, sehingga mereka merasa lebih terbuka berbicara pada orang tuanya.

Belajar menyukai buah dan sayur sambil bercerita.

Sebagian besar anak-anak mendapatkan 500 kalori dari permen, kue, camilan, dan cokelat. Inilah yang menurut Journal of Pediatrics menjadi cikal bakal diabetes pada mereka saat tumbuh dewasa.

Saran Ahli : Tieraona Low Dog, MD, direktur dari University of Arizona’s Program in Integrative Medicine, bercerita seminggu sekali, dia bersama anak-anaknya akan memiliki sesi curhat. Di sesi inilah makanan yang dihidangkan adalah buah-buahan dan sayur-sayuran yang crunchy untuk menggantikan camilan yang tinggi gula dan kalori. “Anak-anak saya tak merasa seperti sedang dicekoki sayuran dan buah, karena mereka lebih fokus pada sesi curhat sehingga tanpa sadar mulai menyukai makanan sehat.”

Masak bersama untuk yang superpicky.

Pada usia tertentu, anak-anak akan memiliki makanan favorit. Orang tua pasti sering merasa dilematis, disatu sisi merasa dari pada anak tidak makan apa-apa lebih baik diberikan makanan yang disukainya saja. Tapi disisi lain, anak dalam masa pertumbuhan membutuhkan gizi yang bervariasi. Apa yang bisa kita lakukan?

Saran Ahli : David Katz, MD, MPH, direktur dari Yale University Prevention Research Center, bersama keluarganya memiliki kebiasaan untuk mengeksplorasi masakan dari berbagai negara. “Pilihlah resep-resep yang sehat dan biasanya anak-anak akan bersemangat karena bagi mereka ini sebuah petualangan,” ucapnya seraya bercerita trik ini ampuh untuk anaknya yang berusia 7 dan 18 tahun.

Hal yang sama juga dilakukan Debra Waterhouse, MPH, RD., yang sampai membuatkan permainan geographic locations pada anaknya yang berusia 7 tahun. “Saya mengarahkan dia untuk mengeksplorasi makanan-makanan Asia yang kaya akan beragam sayuran,” Waterhouse yang juga penulis Outsmarting the Female Fat Cell ini membagikan pengalamannya.

Sumber : http://preventionindonesia.com/article.php?name=/membuat-anak-makan-sehat-dengan-sukarela&channel=pilihan

Iklan

Perihal Nugget Prima Selera
Nugget Prima Selera adalah toko online yang menjual berbagai macam produk Nugget, Fastfood maupun Cutting Vegetables dengan berbagai macam merk seperti Fiesta, Champ, Okey, dll dengan harga yang bersaing. Kami melayani pembelian dalam jumlah besar (Reseller) maupun kecil (Eceran)

2 Responses to Anak Ceria Anak Sehat

  1. Sulis says:

    Kalau saya beli untuk dijual kembali sementara saya bukan penjual terakhir, apakah harganya masih bisa bersaing?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: